Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 12-08-2025 Asal: Lokasi
Dalam manufaktur modern, mesin las laser—berkat keunggulan uniknya—kini digunakan di berbagai industri. Salah satu indikator kinerja yang paling penting adalah rentang ketebalan material yang dapat dilas. Tukang las laser dapat menggabungkan material dari foil ultra-tipis hingga pelat yang relatif tebal, kemampuan yang berakar pada berbagai mode pengelasan dan kontrol parameter yang sangat fleksibel.
Bahan ultra-tipis (~1 mm atau kurang)
Untuk foil atau lembaran tipis sekitar 1 mm, tukang las laser unggul dalam mode konduksi panas. Sinar dengan kepadatan energi tinggi yang terfokus dengan baik—ukuran titik dalam kisaran mikron—menciptakan zona panas lokal di permukaan. Panas kemudian dialirkan ke dalam, melelehkan dan mengikat material dengan zona terkena panas (HAZ) yang dijaga di bawah 0,1 mm. Hal ini menghindari distorsi atau burn-through, menghasilkan pengelasan yang presisi dan kuat yang memenuhi tuntutan ketat komponen elektronik. Saat tukang las laser genggam menyatukan lembaran baja tahan karat (0,2–0,5 mm), pengaburan positif menghasilkan permukaan las yang halus, menjaga sifat logam dasar sekaligus memastikan kekuatan sambungan.
Bahan dengan ketebalan sedang (1–5 mm)
Dalam kisaran ini, tukang las laser tetap berkemampuan tinggi. Konstruksi bodi otomotif, misalnya, sangat bergantung pada baja karbon rendah atau lembaran paduan aluminium berukuran 1–3 mm. Pengelasan penetrasi dalam (lubang kunci) digunakan: sinar berkekuatan tinggi dengan cepat melelehkan dan menguapkan logam; tekanan uap yang dihasilkan membuka 'lubang kunci' kecil. Saat laser bergerak maju, lubang kunci semakin dalam, logam cair mengalir di sekitarnya, dan—saat pancaran sinar berhenti—kolam cair membeku menjadi las yang dalam dan sempit. Laser berkekuatan 1,5 kW, yang disetel dengan tepat untuk kecepatan dan frekuensi denyut, dapat mengelas baja karbon 3 mm dengan kecepatan puluhan sentimeter per menit, mencapai rasio kedalaman-lebar tinggi yang meningkatkan kekuatan sambungan dan sasaran bobot yang lebih ringan.
Aplikasi pelat tebal (≥5 mm)
Untuk pelat sedang dan berat (hingga 20 mm atau lebih), mesin las laser tetap efektif, namun memerlukan daya yang lebih tinggi dan kontrol proses yang lebih baik. Fabrikasi bejana tekan sering kali menggunakan baja tahan karat 6–20 mm. Laser 6 kW (atau lebih tinggi), dikombinasikan dengan parameter yang dioptimalkan—gas bantuan yang sesuai (Ar, N₂), pemfokusan sinar yang presisi, dan kecepatan gerak yang diatur secara cermat—memungkinkan pengelasan satu jalur dengan ketebalan yang cukup besar. Studi kasus menunjukkan pengelasan single-pass 8 mm yang stabil pada baja tahan karat dengan sumber 6 kW. Ketika ketebalan melebihi 20 mm, teknik multi-pass atau proses hibrid (laser + busur) menggabungkan kekuatan kedua metode untuk menjamin kualitas dan produktivitas las.
Faktor-faktor utama yang mempengaruhi
Ketebalan yang dapat dilas diatur oleh:
• Kekuatan laser—kekuatan yang lebih tinggi menghasilkan penetrasi yang lebih besar.
• Pemilihan mode pengelasan—konduksi panas, lubang kunci, atau brazing—disesuaikan dengan ketebalan dan bahan.
• Sifat material—titik leleh, konduktivitas termal, dll.
• Jenis dan aliran gas bantu, kualitas sinar, akurasi fokus, kecepatan gerak, dan jarak pengaburan.
Di antara merek tukang las laser, PDKJ menonjol. Sumber laser canggihnya menghasilkan daya yang stabil dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan ketebalan apa pun. Baik pengelasan presisi pada lembaran tipis maupun penyambungan pelat tebal dengan efisiensi tinggi, PDKJ memastikan keluaran energi yang konsisten dan kualitas las yang andal.
Untuk merasakan langsung kemampuan PDKJ, silakan kunjungi kami di EMO Hannover 2025, 22-26 September, Hall 13, Stand F21. Lihat demonstrasi langsung, bicaralah dengan pakar teknis kami, dan temukan kemungkinan baru untuk aplikasi pengelasan Anda.
Jika Anda memiliki persyaratan mesin las, silakan hubungi Ms. Zhao
Email: pdkj@gd-pw.com
Telepon: +86- 13631765713