Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 04-03-2025 Asal: Lokasi
Pengelasan pulsa dan pengelasan kontinu masing-masing memiliki karakteristik tersendiri saat mengelas pelat tipis otomotif. Secara umum, pengelasan pulsa lebih cocok untuk mengelas pelat tipis otomotif. Berikut analisa spesifiknya:
Zona kecil yang terpengaruh panas: Pengelasan pulsa dilakukan dengan arus berdenyut, yang menghasilkan panas selama periode pulsa untuk melelehkan material dan membentuk sambungan solder. Selama periode jeda pulsa, masukan panas berkurang secara signifikan. Hal ini dapat mengontrol masukan panas secara akurat, mengurangi dampak termal pada material di sekitar lembaran mobil, menurunkan risiko deformasi, dan menjaga akurasi dimensi dan kualitas permukaan lembaran mobil dengan lebih baik.
Kualitas las yang baik: Busur pulsa memiliki efek pengadukan yang kuat pada kolam cair, dan kecepatan pendinginan kolam cair cepat, dengan waktu tinggal suhu tinggi yang singkat, menjadikan struktur logam las halus dan secara efektif dapat mengurangi cacat seperti pori-pori dan retakan, serta meningkatkan kinerja las.
Stabilitas busur yang baik: Ketika arus pengelasan rendah, metode pengelasan umum rentan terhadap penyimpangan busur, sedangkan pengelasan pulsa memiliki kekakuan dan stabilitas busur yang baik, yang dapat menjamin stabilitas proses pengelasan, terutama cocok untuk pengelasan pelat tipis.
Perbedaan kecepatan antara pengelasan pulsa dan pengelasan kontinu pada pengelasan pelat tipis otomotif tidak mempunyai nilai tetap dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kinerja peralatan, karakteristik material, parameter pengelasan, dll. Keadaan umumnya adalah sebagai berikut:
Pengelasan pulsa: Secara umum, pengelasan pulsa membentuk titik pengelasan satu per satu. Meskipun kecepatan pengelasan satu pulsa cepat, namun memerlukan banyak pulsa untuk menyelesaikan satu pengelasan, dan kecepatan pengelasan relatif lebih lambat dibandingkan dengan pengelasan kontinu. Saat mengelas pelat tipis otomotif, kecepatan pengelasan pulsa biasanya berkisar antara puluhan sentimeter hingga satu meter per menit. Misalnya, dalam beberapa proses yang menggunakan pengelasan laser berdenyut untuk mengelas pelat tipis otomotif dengan ketebalan kurang dari 1 mm, kecepatan pengelasan mungkin sekitar 30 hingga 80 sentimeter per menit.
Pengelasan berkelanjutan: Pengelasan berkelanjutan adalah proses mengeluarkan energi secara terus menerus untuk pengelasan, menghasilkan pembentukan las yang lebih koheren dan secara teoritis kecepatan pengelasan lebih cepat. Saat mengelas pelat tipis otomotif, jika menggunakan pengelasan laser terus menerus atau proses lainnya, kecepatannya bisa mencapai satu hingga beberapa meter per menit. Misalnya, saat menggunakan pengelasan laser kontinu berdaya tinggi untuk mengelas lembaran otomotif setebal 1-2 mm, kecepatan pengelasan bisa mencapai sekitar 1,5 hingga 3 meter per menit.